Namaku
lengkapku Jalaluddin Hayat, aku dilahirkan dijambi pada tanggal 11 april 1983,
dari ayah bernama Ibrahim bin Wahid dan ibu bernama Zuhriah binti Yunus. Aku merupakan
anak ke empat dari sepuluh bersaudara. Ernawati, Miftahul Jannah. M. Sobri,
adalah tiga orang kakak yang lebih tua dariku, sedangkan adik-adiku M. Rizal,
Zulkifli, Rara Yulianti, Jasila, Sarlita, dan yang paling Bungsu adalah M.
Ilhamudin.
Aku
dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang boleh dikatakan kurang mampu dari
segi ekonomi. Ayah bekerja Cuma sebagai pembuat gula aren sedangkan ibu
ditengah kesibukannya sebagai seorang ibu rumah tangga juga ikut membantu
berkebun menanam pisang. Penghasilan ayah boleh dikatakan sangat kurang untuk
mencukupi kebutuhan hidup kami sekeluarga, dengan jumlah anak yang banyak dan
dengan berbagai macam kebutuhannya. Tapi aku bangga pada mereka berdua ibu dan
ayahku, walaupun kehidupan yang sangat sulit tapi mereka begitu rasa
perhatiannya terhadap kami anak-anaknya terutama untuk selalu belajar.
Perjalanan
hidup memang terkadang tidak bisa ditebak, saat usiaku 12 tahun sang ayah
dipanggil menghadap kehadirat-Nya. Ayahku meninggal karena penyakit tumor jinak
yang dia derita. Penyakit yang sudah begitu lama beliau derita serta mahalnya biaya berobat membuat penyakit tersebut
bertambah parah.
Mulai
saat itu dengan berbagai macam ujian aku tetap terus bertahan untuk demi hidup
yang lebih baik lagi. Dan Alhamdulillah kini kehidupan jauh lebih baik, aku
sekarang sudah berkeluarga, istriku bernama Meika Latifah, dan yang paling
mengembirakan aku sekarang sudah memiliki seorang anak, anak pertamaku yang aku
beri nama Naufal Mukhlasin Afkar.
Ya
Allah hamba mohon kepadamu... jadikanlah sisa umur ini dengan banyak hal yang
bermamfaat yang bisa aku lakukan. Ampuni aku ya Allah.... karena aku tau tanpa
izin-Mu dan Tanpa Ampunan-Mu aku tidak bisa berbuat apa-apa, dan aku bukan
apa-apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar